Analisis Perbandingan Metode Certainty Factor Dan Demster Shafer Pada Diagnosa Penyakit Mata

Tamara Bertha Markus1* M. Nur Ikhsanto2 Andreas Perdana3
(1) STMIK Dharma Wacana Metro
(2) STMIK Dharma Wacana Metro
(3) STMIK Dharma Wacana Metro
(*) Corresponding Author

Abstract

Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang berada didalam bola mata. Kekeruhan lensa atau katarak akan mengakibatkan cahaya terhalang untuk masuk kedalam mata sehingga daya penglihatan menjadi menurun. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mendiagnosa penyakit katarak dengan sistem pakar berdasarkan  metode Demster- Shafer dan metode Certainty-Factor pada Rumah Sakit Ahmad Yani Metro. sistem aplikasi diagnosa yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar menggunakan metode agar dapat melakukan proses yang memperhitungkan hasil diagnosa pada sistem pakar. Metode yang digunakan pada diagnosa penyakit yaitu seperti  Demster-Shafer dan Certainty-Factor, pada penelitian ini metode tersebut dibandingkan secara kuantitatif yaitu dengan teori Confusion Matrix yang diambil dari hasil perhitungan dari kejadian gejala penyakit dan dinilai berdasarkan keyakinan dari pengetahuan pakar

Keywords

Demster Shafer, Certainty Factor, Confusion Matrix, Katarak

Full Text:

PDF

References

Aji, A. H., Furqon, M. T., & Widodo, A. W. (2017). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ibu Hamil Menggunakan Metode Certainty Factor (CF). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, ISSN, 2(5), 27-36.

Adam, A. F. (2021). Analisis Perbandingan Tiga Metode Untuk Mendiagnosa Penyakit Mata Pada Manusia. JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi), 8(4), 1654-1664.

Durkin, J. 1994. Expert Systems Design and Development. Prentice Hall International Inc. New Jersey.

Giarratano, J. & G. Riley. (2005). Expert System Principles and Programming, Carlson, second edition. Boston: PWS Publishing Company

Han, J., Kamber, M., & Pei, J. 2011. Data Mining : Concepts and techiniques.Elsevier.

Hamidi, R., Anra, H., & Pratiwi, H. S. (2017). Analisis perbandingan sistem pakar dengan metode certainty factor dan metode dempster-shafer pada penyakit kelinci. J. Sist. dan Teknol. Inf, 5(2), 142-147.

Ignizio, 1991, Pengertian Sistem Pakar, Erlangga, Jakarta.

Ilyas S, Yulianti SR. 2017. Ilmu penyakit mata, edisi 5. Jakarta:Badan Penerbit FKUI;2015. p. 1-296.

Kusumadewi, S., 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Oktavia, T. N., Satyareni, D. H., & Jannah, E. N. (2015). Rancang Bangun Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Gangguan Kepribadian Histerik Menggunakan Metode Certainty Factor. Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi, 1(1), 15-23.

Salim, S. S., & Mayary, J. (2020). Analisis Sentimen Pengguna Twitter Terhadap Dompet Elektronik Dengan Metode Lexicon Based Dan K–Nearest Neighbor. Jurnal Ilmiah Informatika Komputer, 25(1), 1-17.

Sulistiyanto, S., Saputri, T. A., & Noviyanti, N. (2022). Deteksi Dini Hama dan Penyakit Padi Menggunakan Metode Certainty Factor. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 9(1), 48-54.

Turban. 2001. Decision Support System and intelligent system (Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas). Yogyakarta, Andi.

Hasibuan, P. S., & Batubara, M. I. (2019). Penerapan Metode Dempster Shafer Dalam Mendiagnosa Penyakit Faringitis. J. Media Inform. Budidarma, 3(1), 59-64



DOI: https://doi.org/10.53514/jco.v3i2.419

Article Metrics

Abstract views: 83 times
PDF Downloaded: 50 times

DOI (PDF): https://doi.org/10.53514/jco.v3i2.419.g244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________ 

Journal Computer Science and Informatic Systems:J-Cosys
ISSN 2776-9690 (online)
Managed by: Research and Community Service Institute
Published by: STMIK Dharma Wacana Metro
W: https://e-jurnal.dharmawacana.ac.id/index.php/JCO
E: lp3m.stmik@dharmawacana.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License